HIPOMINOREA

1. Definisi Hipomenorea
Hipomenorea adalah perdarahan haid yang lebih pendek dan atau lebih kurang biasa, sebab kelainan ini terletak pada konstitusi penderita, pada uterus ( misal : sesudah operasi mioma). Hipomenorea tidak mengganggu fertilitas. Hipomenorea adalah pendarahan dengan jumlah darah sedikit, melakukan pergantian pembalut sebanyak 1-2 kali per hari, dan berlangsung selama 1-2 hari saja. Perdarahan haid yg jumlahnya sdkt kurang lebih 40 ml siklus regular.

Hipomenorea adalah terjadinya perdarahan menstruasi yang lebih sedikit dari biasanya dan lamanya kurang dari 3 hari.
(Manuaba, 2003)
Hipomenorea adalah perdarahan haid yang lebih sedikit dari biasanya tetapi tidak mengganggu fertilitasnya.

2. Penyebab Hipomenorea
Hipomenorea disebabkan oleh karena kesuburan endometrium kurang akibat dari kurang gizi, penyakit menahun maupun gangguan hormonal. Sering disebabkan karena gangguan endokrin. Kekurangan estrogen maupun progesterone, stenosis hymen, stenosis serviks uteri, sinekia uteri (sindrom asherman). Sebab-sebabnya dapat terletak pada konstitusi penderita, pada uterus (misalnya sesudah meomektomi), pada gangguan endoktrin, dan lain-lain, kecuali bila ditemukan sebab yang nyata, terapi terdiri atas menenangkan penderita. Salah satu penyebab hypomenorrhea adalah sindrom Asherman (adhesi intrauterine), yang hypomenorrhea (atau amenore) mungkin satu-satunya tanda yang jelas. Tingkat kekurangan menstruasi berkorelasi erat dengan sejauh mana adhes.

Setelah dilakukan miomektomi/ gangguan endokrin

· Konstitusi : Pada beberapa wanita mungkin normal kurang pendarahan selama menstruasi. Aliran darah kurang mungkin genetik dan, jika pertanyaan yang dibuat, mungkin akan menemukan bahwa wanita ibu dan / atau saudara perempuan juga memiliki aliran darah menurun selama periode mereka. Kehamilan dapat biasanya terjadi dengan jenis aliran menurun selama periode tersebut. Insiden infertilitas adalah sama seperti pada wanita dengan aliran darah normal.. Konstitusi yang berbau mungkin menstruasi paling baik dijelaskan dengan mengasumsikan adanya pengaturan yang tidak biasa, atau relatif ketidakpekaan, dari aparat vaskular endometrium.

· Uterine : jarang kerugian kadang-kadang berarti bahwa permukaan pendarahan lebih kecil dari normal, dan kadang-kadang terlihat ketika rongga endomaterial telah berkurang ukurannya selama myomectomy atau operasi plastik lainnya di rahim. Namun, hal itu jarang menunjukkan rahim hypoplasia karena adanya kondisi ini dalam sebuah rahim yang responsif terhadap hormon ovarium betokens aktivitas di bawah, dan ini memanifestasikan dirinya dengan jarang daripada langka menstruasi.

· Hormonal : jarang menstruasi atau menstruasi dapat terjadi secara normal pada ekstrem kehidupan reproduksi yakni, hanya setelah pubertas dan sesaat sebelum menopause. Hal ini karena ovulasi tidak teratur saat ini, dan lapisan endomaterial gagal untuk berkembang secara normal. Namun masalah normal pada waktu yang lain juga dapat menyebabkan aliran darah langka.. Anovulasi terjadi karena rendahnya tingkat hormon tiroid, tingkat prolaktin tinggi, tingkat insulin tinggi, tingkat androgen tinggi dan masalah dengan hormon lain juga dapat menyebabkan periode langka. Jarang mens juga dapat terjadi setelah penggunaan jangka panjang dari kontrasepsi oral sebagai akibat dari endomaterial atrofi progresif.

· Nervous dan emosional : Pyschogenic faktor seperti stres karena ujian, atau kegembiraan yang berlebihan tentang peristiwa yang akan datang dapat menyebabkan hypomenorrhoea. Faktor-faktor seperti menekan aktivitas orang-orang pusat di otak yang merangsang indung telur selama siklus ovarium (untuk mengeluarkan hormon seperti estrogen dan progesteron), dan dapat berakibat pada produksi yang rendah hormon ini.

· Penyebab lain : latihan berlebihan dan dapat menyebabkan crash diet periode langka. Salah satu penyebab hypomenorrhoea adalah sindrom Ashermn (intra uterine adhesi), yang hypomenorrhoea mungkin satu-satunya tanda yang jelas. Tingkat kekurangan menstruasi berkorelasi erat dengan tingkat adhesi.
(R. Toaff dan S. Ballus, 1978)

3. Tanda dan gejala

· Waktu haid singkat
· Perdarahan haid singkat

4. Pengobatan Hipomenorea
Tidak perlu terapi jika siklus ovulatoar subsitusi hormon E dan P bila perlu induksi ovulasi jika siklus anovulatoar dan menginginkan anak.
Tindakan bidan antara lain :
· Menenangkan dan men gurangi kecemasan pasien/klien
· Merujuk ke fasilitas yang lebih lengkap

0 comments:

Poskan Komentar

Komentarnya yaa...



eXTReMe Tracker

Our Sponsor